15 Desember 2008

SEJARAH

Keluarga Remaja Islam Mesjid Salman Institut Teknologi Bandung (KARISMA ITB), lahir di Bandung pada tanggal 18 Maret 1981, adalah organisasi lanjutan dari Program Mentoring (1978-1980) dan Program Pembinaan Remaja (1980-1981) di Salman ITB. KARISMA yang berada dibawah naungan Yayasan Pembina Mesjid (YPM) Salman ini, merupakan unit aktivitas pertama yang tumbuh di Salman yang kemudian menjadi cikal bakal unit-unit aktivitas yang lain di Salman, seperti halnya Bioter dan Pustena.

Pada tahun 1986, KARISMA pernah memperoleh Penghargaan dari What Working in the World (WWW) dalam rangka memperingati Hari Perdamaian Dunia yang diselenggarakan oleh UNICEF sebagai salah satu Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) di Indonesia, yang bersamaan dengan itu KARISMA pun mendapatkan Surat Penghargaan dari Menteri Luar Negeri, Prof. Muchtar Kusuma Atmaja, sebagai bukti keberhasilan prestasi diatas.

Program mentoring remajanya menjadi program unggulan KARISMA, dianggap sebagai pelopor mentoring di Indonesia, yang berlangsung sampai sekarang (±24 tahun). Selain mentoring, aktivitas remaja lainnya pun terdapat di KARISMA, seperti halnya bimbingan belajar, silaturahmi antar Dewan Keluarga Mesjid (DKM) Sekolah Menengah Umum (SMU), Pesantren Kilat (Sanlat) dan Training Remaja.

Program-program ini berganti setiap tahunnya sesuai kondisi Internal dan Eksternal yang termaktub dalam Garis Besar Program KARISMA atau yang lebih dikenal dengan GBPK yang dituangkan dan disyahkan dalam Sidang Umum KARISMA seiring dengan pergantian kepengurusan yang juga berlangsung setiap tahun.

TUJUAN

KARISMA ITB yang merupakan lembaga pembinaan remaja dan mahasiswa muslim serta lembaga pendidikan nonformal, mempunyai tujuan yang hendak dicapai. Tujuan tersebut adalah “TERBENTUKNYA GENERASI RABBANI YANG SEIMBANG IMAN, ILMU DAN AMAL SERTA MAMPU MENJADI RAHMAT BAGI SEKALIAN ALAM”

STRATEGI DAKWAH KARISMA

KARISMA dalam beberapa tahun ini telah dan sedang berusaha untuk mewujudkan Jaringan Dakwah Remaja. Jaringan ini diharapkan bisa menciptakan kondisi dakwah remaja yang kondusif dan terkoordinasi. Konsep Jaringan Dakwah Remaja ini mempunyai prinsip dasar bahwa KARISMA:

  1. Mengoptimalkan perannya dalam proses dakwah kepada remaja
  2. Mengajak dan membantu pihak lain untuk mengoptimalkan perannya masing-masing dalam proses dakwah kepada remaja

Pihak lain yang dimaksud adalah:

  1. Pemerintah
  2. LSM dakwah remaja lainnya
  3. Pihak sekolah
  4. ROHIS
diambil dari blog : disca.multiply.com
sementara, sebelum diisi content sebenarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar